Kesaksian dari Ibu Eva Poluan

Tuhan Menyelamatkan Jiwa dan Menyembuhkanku

Nama lengkap saya Eva Erawati Lumingkewas, lahir dan dibesarkan dari keluarga Kristen. Ketika beranjak dewasa kehidupan saya tidak mencerminkan kehidupan kristen yang Tuhan mau. Saat itu saya bisa dikatakan tidak begitu taat terhadap orang tua, terlebih lagi untuk datang ke gereja atau kebaktian itu merupakan hal yang jarang sekali saya lakukan, kalau ke gereja itu juga karena di suruh. Saat itu saya lebih banyak menghabiskan waktu untuk hura-hura bersama teman-teman seperti clubbing dll. Dan tidak hanya itu saja, saya juga mempunyai watak yang keras , sensitif dan bahkan tidak mau kalah dengan orang lain. Dan saat itu saya melihat kalau semua keluarga saya sudah aktif di gereja kecuali saya, sampai-sampai adik saya mendoakan, mengurapi mobil dan pintu kamar saya dengan minyak urapan tanpa sepengetahuan saya. Dan tidak tahu kenapa, pada hari minggu yang biasanya saya malas ke gereja, tiba-tiba saya merasa seolah-olah ada yang membangunkan sampai akhirnya saya memutuskan untuk bangun dan bersiap-siap tanpa mengetahui tempat yang akan saya tuju. Saya hanya mengemudikan mobil dan tanpa kusadari sampai di gereja yang waktu itu masih di Upland. Dan ketika saya muncul di gereja, semua langsung teriak sukacita karena akhirnya saya datang ke gereja.

582448_4155079963555_1717590994_n

Sejak saat itulah saya mulai lebih rajin lagi untuk datang kepada Tuhan dan memutuskan untuk bertobat. Awalnya pada saat kebaktian pemuda yang pada saat itu di pimpin Pdt Rudi Gunawan, mengajak kita untuk menyembah Tuhan dan menyanyikan Haleluya 12 kali. Pada saat itu saya belum mengerti apa itu penyembahan. Hingga salah satu dari teman saya mengatakan bahwa nama saya di panggil untuk maju ke depan, akhirnya saya maju ke depan dengan perasaan takut. Sejak saat saya maju ke depan, saya belum percaya akan hal tersebut, terlebih lagi dengan namanya maju untuk didoakan lalu terjatuh. Tapi ternyata pada saat saya maju dan di doakan saya merasakan suatu jamahan Tuhan yang luar biasa sampai-sampai saya terjatuh. Padahal sebelum mengalami hal tersebut saya berfikir bahwa orang yang maju di doakan dan terjatuh adalah karena di dorong. Tetapi setelah saya mengalaminya sendiri saya baru mengerti. Dari situlah saya tambah yakin dan percaya untuk menyerahkan hidup saya untuk Tuhan dan meninggalkan kebiasaan lama saya. Dan ternyata Tuhan itu benar-benar  ajaib. Setelah masa pertobatan itu, iman saya kembali di uji oleh Tuhan. Saya mulai merasa takut dan bimbang. Kenapa setelah saya bertobat, saya malah jatuh sakit yang mengakibatkan saya tidak bisa berbuat apa-apa. Kejadiannya terjadi ketika bangun tidur, saya merasakan pusing yang cukup hebat sampai-sampai saya melihat ruangan kamar saya berputar-putar. Saat itu saya langsung memejamkan mata sambil berseru, “Tuhan, ada apa dengan saya ?” lalu saya coba berjalan dan melihat kebawah. Dan yang terjadi sama seperti yang saya rasakan sebelumnya. Saya merasa seperti berada di ruangan yang berputar-putar. Saya merasa mual hingga mau muntah. Pada saat itu saya merasakan takut yang luar biasa. Akhirnya saya putuskan untuk berbaring kembali tapi ternyata kepala saya tetap berputar-putar. Padahal hari sabtu itu harusnya saya bekerja karena saya harus menyelesaikan sebuah proyek. Karena saya tak kunjung sembuh juga, saya akhirnya di bawa ke rumah sakit. Setelah sampai di rumah sakit saya langsung diinfus, karena saat itu dokter memprediksi bahwa tubuh saya kekurangan air. Saat itu saya berada di rumah sakit selama kurang lebih 7 jam. Bahkan untuk jalan ke kamar mandi saja, saya membutuhkan bantuan dari perawat. Setelah dokter selesai melakukan test, saya di perbolehkan pulang dengan syarat kembali dalam waktu 2 atau 3 hari lagi. Dokter juga mengatakan bahwa saya harus beristirahat total selama satu minggu. Padahal saat itu orang tua saya tidak berada di sini melainkan berada di Jakarta, Indonesia. Tuhan sangat menentang kecemasan, karena kecemasan di rancang iblis untuk menghasilkan stress, ketegangan dan maut. Karena itulah yang saya rasakan pada saat itu. Kecemasan itu dosa. Apakah yang seharusnya saya lakukan saat itu ?  Ia kembali menguatkan saya melalui firmanNya, 1 Peter 5:7close1 Peter 5:7 casting all your anxieties on him, because he cares for you. (ESV) close1 Peter 5:7close1 Peter 5:7 casting all your anxieties on him, because he cares for you. (ESV) casting all your anxieties on him, because he cares for you. (ESV) , Tuhan menyatakan bahwa saya harus ” menyerahkan segala kekuatiran kepada-Nya “. Segalanya…bukan 75% dari kecemasan…segalanya berarti semuanya ! Tetapi saya teringat bahwa Tuhan tidak akan mengambil kekuatiran ini dari diriku. Sayalah yang harus menyerahkan hidupku kepadaNya. Kecemasan tersebut diganti dengan sukacita dengan membaca firman Tuhan. Tapi saat itu saya lemah dan tidak bisa menunduk. Jika dipaksakan kepala saya kembali berputar-putar. Terus terang saat itu saya tidak berdaya, tidak bisa membaca Alkitab, berdoa apalagi menyembah Tuhan, karena saat itu saya tidak bisa berkonsentrasi dan takut akan merasa pusing kembali. Justru pada saat inilah saya merasa benar-benar Tuhan sedang menguji iman saya. Karena saya tahu Tuhan tidak mendatangkan penyakit kepada manusia. Sebaliknya, Dia membencinya. Iblislah yang berusaha memberitahukan hal yang sebaliknya kepada saya. Iblis sedang memperkenalkan suatu dusta dengan tujuan membuat saya percaya bahwa Tuhannlah yang menimbulkan penyakit ini. agar saya terdorong untuk meninggalkan Tuhan kembali. Tapi saat itu dengan setianya pacar saya yang sekarang adalah suamiku, selalu berdoa dan membacakan Firman Tuhan dan yang paling menyentuh saya adalah Psalm 28:7 berbunyi, ” Tuhan adalah kekuatanku dan perisaiku ; kepadaNya hatiku percaya. Aku tertolong sebab itu beria-ria hatiku, dan dengan nyanyianku aku bersyukur kepadaNya. Hampir tiga minggu, penyakitnya masih datang dan pergi. Sudah 3 kali ganti dokter, dan akhirnya dokter yang ketiga mengatakan kalau saya mempunyai penyakit di dalam telinga yang bisa membuat saya hilang keseimbangan, dan pada saat itu dokter yang ketiga tersebut mengatakan, bahwa penyakit yang saya derita itu belum ada obatnya atau lebih tepatnya tidak bisa disembuhkan, jadi penyakit ini akan terus kambuh, meskipun saya sudah minum 4 macam obat setiap hari. Akhirnya sekitar 2 minggu berturut-turut, Pdt Rudi Gunawan menasehatkan saya untuk ikut perjamuan kudus dan altar call di tiap gereja, jangan sampai saya lewati. Saat itu saya merasa Tuhan kembali mengingatkan saya dengan firmannya lewat Matthew 10:7-8closeMatthew 10:7-8 And proclaim as you go, saying, ‘The kingdom of heaven is at hand.’ Heal the sick, raise the dead, cleanse lepers, cast out demons. You received without paying; give without pay. (ESV) closeMatthew 10:7-8closeMatthew 10:7-8 And proclaim as you go, saying, ‘The kingdom of heaven is at hand.’ Heal the sick, raise the dead, cleanse lepers, cast out demons. You received without paying; give without pay. (ESV) And proclaim as you go, saying, ‘The kingdom of heaven is at hand.’ Heal the sick, raise the dead, cleanse lepers, cast out demons. You received without paying; give without pay. (ESV) berkata, ” Pergilah dan beritakanlah : Kerajaan surga sudah dekat. Sembuhkanlah orang sakit; bangkitkanlah orang mati; sembuhkanlah orang kusta; usirlah setan-setan. Kamu telah memperolehnya dengan cuma-cuma, karena itu berikanlah pula dengan cuma-cuma. ” Dengan kemurahan kasih yang kudus dari Tuhan Yesus Kristus, Dia pakai pendeta kami untuk mengingatkan saya untuk selalu setia didalam Tuhan. ” Jangkaulah orang-orang yang menderita itu. Beritahukan mereka bahwa Tuhan Yesus tidak melakukan hal ini atas di mereka. Biarlah mereka tahu bahwa Tuhanlah Pembebas mereka ! ” Perkataan itu bukan hanya di tujukan untuk pendeta kami, melainkan untuk seluruh Tubuh Kristus. Tuhan ingin aku sehat ! Dia ingin aku sehat dan kuat dalam setiap bidang kehidupan. Dia ingin aku menjadi kuat secara rohani. Kuat dalam iman. Kuat dalam Firman. Kuat dalam Penebusan. Kuat dalam kasih Tuhan. Dia ingin aku mempunyai kemauan yang sehat, suatu kemauan yang bersatu  dengan kemauanNya, saatnya telah tiba. Tuhan berfirman, ” Sebab Aku akan mendatangkan kesembuhan bagimu, Aku akan mengobati luka-lukamu, demikianlah firman Tuhan. ” Jeremiah 30:17closeJeremiah 30:17 17 For I will restore health to you,
and your wounds I will heal,
declares the Lord,
because they have called you an outcast:
‘It is Zion, for whom no one cares!’ (ESV)
closeJeremiah 30:17closeJeremiah 30:17 17 For I will restore health to you,
and your wounds I will heal,
declares the Lord,
because they have called you an outcast:
‘It is Zion, for whom no one cares!’ (ESV)
17 For I will restore health to you,
and your wounds I will heal,
declares the Lord,
because they have called you an outcast:
‘It is Zion, for whom no one cares!’ (ESV)
. Tanpa saya sadari, saya mulai datang ke gereja untuk mendengar Firman Tuhan, ikut perjamuan kudus dan juga altar call. Sakit yang menurut dokter tidak bisa sembuh itu hilang. Tapi saat itu saya masih ada rasa bimbang, akhirnya saya pergi fitness, untuk lihat kalau penyakit itu masih ada. Ternyata tidak ! tapi manusia tidak pernah merasa puas. Saya memutuskan untuk kembali ke dokter untuk menjalani test kembali. Dan ternyata dokter mengatakan, “Untuk apa kamu kesini ? penyakit kamu itu sudah tidak ada, sudah sembuh !” Akhirnya saya merasa menang, menang dalam Tuhan karena saya tetap setia pada-Nya.
Tuhan itu besar ! KemuliaanNya itu dahsyat bagi  kita yang selalu setia atas Firman Tuhan dan hadir dalam persekutuan-persekutuan yang kudus. Allah telah berfirman, Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau. ” Sebab itu dengan yakin kita dapat berkata ” Tuhan adalah PenolongKu. Aku tidak akan takut. “(Hebrews 13:5-6closeHebrews 13:5-6 Keep your life free from love of money, and be content with what you have, for he has said, “I will never leave you nor forsake you.” So we can confidently say, “The Lord is my helper;
I will not fear;
what can man do to me?” (ESV)
closeHebrews 13:5-6closeHebrews 13:5-6 Keep your life free from love of money, and be content with what you have, for he has said, “I will never leave you nor forsake you.” So we can confidently say, “The Lord is my helper;
I will not fear;
what can man do to me?” (ESV)
Keep your life free from love of money, and be content with what you have, for he has said, “I will never leave you nor forsake you.” So we can confidently say, “The Lord is my helper;
I will not fear;
what can man do to me?” (ESV)
).**EA
  396686_4984774105390_2120651014_n Ketika saya merasa cemas, saya pun dikuatkan. ” Karena itu janganlah cemas dan gelisah. ” Matthew 6:13closeMatthew 6:13 13 And lead us not into temptation,
but deliver us from evil.
(ESV)
closeMatthew 6:13closeMatthew 6:13 13 And lead us not into temptation,
but deliver us from evil.
(ESV)
13 And lead us not into temptation,
but deliver us from evil.
(ESV)

[sc_embed_player autoplay=true fileurl=”http://www.jkimc.com/wp-content/uploads/2013/11/Darlene-Zschech-You-Are-Holy-Darlene-Zschech.mp3″]